Minggu, 13 November 2016

Persfektif Pendidikan Perbandingan Pendidikan Dasar Negara Indonesia Dengan Negara Kanada




BAB I 
PENDAHULUAN

Setiap bangsa tentu memiliki sistem pendidikan. Dengan sistem pendidikan itu, suatu bangsa  mewariskan segala pengalaman, pengetahuan, keterampilan dan sikap, agama dan ciri-ciri watak khusus yang dimilikinya dengan cara tertentu kepada generasi penerusnya, agar mereka dapat mewariskannya dengan sebaik-baiknya. Melalui sistem pendidikan itu, suatu bangsa dapat memelihara dan mempertahankan nilai-nilai luhur, serta keunggulan-keunggulan mereka dari generasi ke generasi.

Pendidikan komparatif membahas perbandingan secara ilmiah, dan mempunyai tujuan untuk melihat persamaan dan perbedaan, kerja sama, pertukaran pelajar antar bangsa dalam menciptakan pedamaian dunia. Pendapat tersebut sebagai usaha menanamkan dan menumbuh-kembangkan rasa saling pengertian dan kerja sama antar bangsa, demi terpeliharanya perdamaian dunia, melalui peroses pendidikan. Pendidikan komparatif juga diperlukan, untuk melihat kemajuan, kualiatas pendidikan di negara maju dan dibangdingkan dengan negara berkembang.

Studi perbandingan pendidikan merupakan salah satu cara untuk mengetahui berbagai aspek yang berhubungan dengan sistem pendidikan Negara tertentu, terutama yang berhubungan dengan kelebihan yang terjadi pada sistem pendidikan negara tersebut. Untuk itulah pada kesempatan kali ini saya mencoba menguraikan perbandingan pendidikan terhadap Negara Kanada dan Indonesia.
B. Rumusan Masalah
     1. Apa yang dimaksud dengan Perbandingan Pendidikan?
     2. Bagaimana Sistem Pendidikan Dasar di Kanada?
     3. Bagaimana Sistem Pendidikan Dasar di Indonesia?
 C. Tujuan Penulisan
     1. Untuk mengetahui sistem pendidikan dasar di Indonesia dan Kanada
     2. Untuk mengetahui dan memahami perbandingan pendidikan
BAB II 
PEMBAHASAN
 
A.   Pengertian Perbandingan Pendidikan

Pengertian Perbandingan Pendidikan Sebagai suatu ilmu perbandingan pendidikan tidaklah hanya membahas masalah-masalah sistem pendidikan dan pengajaran yang ada pada suatu negara, dan tidak hanya membahas tentang pemikiran kependidikan yang ada dalam suatu masyarakat dalam suatu negara atau tentang teori-teori kependidikan yang diamalkan oleh suatu masyarakat sebagai suatu landasan pembahasan tentang sistem pendidikannya.Bukan ilmu perbandingan pendidikan bila hanya menitikberatkan pembahasan pada perbandingan antara teori-teeori pendidikan yang ada dalam suatu masyarakat.

Ilmu perbandingan pendidikan juga tidak hanya sekedar membandingkan antara dua sistem atau lebih dari pada pelaksanaan pendidikan dan pengajaran yang ada disuatu negara atau disuatu masyarakat. Karena dengan cara demikian kita hanya mengetahui beberapa persamaan dan perbedaan tanpa mengetahui latar belakang yang menyebabkan timbulnya persamaan dan perbedaan tersebut. Ilmu perbandingan pendidikan itu mengandung pengertian yang lebih kompleks.Oleh karena itu harus mencakup berbagai latar belakang yang mempengaruhi perkembangan bangsa disuatu negara.Sedangkan dalam perkembangan suatu bangsa itu terdapat aspirasi-aspirasi dan ide-ide yang mendorong perkembangannya dalam kurun waktu lama.Aspirasi dan cita-cita itulah yang memberi corak dan bentuk kebudayaan dan peradaban bangsa itu.Oleh karnanya pembatasan pengertian Ilmu perbandingan pendidikan harus bersifat komprehensif sebagai berikut; Ilmu perbandingan pendidikan juga diartikan sebagai studi tentang sistem pendidikan dan pengajaran dinegara yang berbeda serta faktor-faktor yang mempengaruhinya.

B.   Sistem Pendidikan Sekolah Dasar di Kanada

1.    Jenjang Pendidikan di Negara Kanada

Kanada merupakan salah satu negara dengan sistem pemerintahan Demokrasi Parlementer. Dengan luas 9,971,500 km² dan jumlah penduduk sekitar 28,820,671 jiwa, Canada merupakan salah satu negara tujuan wisata yang terkenal dengan air terjun Niagara, selain itu dari segi geografis lingkungan yang bersih dan udara yang segar membuat para penduduk dan para wisatawan dapat langsung beradaptasi dengan kehidupan disekitar. Kanada menduduki peringkat yang tinggi secara global seperti Global Peace Index dan Human Development Indeks PBB.

Sistem pendidikan di Kanada mencakup sekolah yang dibiayai pemerintah maupun sekolah swasta, mulai dari taman kanak-kanak sampai dengan pra-universitas. Sedangkan semua universitas di Kanada adalah milik pemerintah; program yang ditawarkan mulai dari undergraduate hingga doctorate dan biasanya dimulai pada bulan September.

Pendidikan adalah tanggung jawab propinsi di bawah undang-undang Kanada, sehingga terdapat perbedaan dalam sistem pendidikan di berbagai propinsi.Walaupun demikian, taraf di seluruh negara ini secara keseluruhan tinggi yang setara dengan universitas di USA maupun negara Commonwealth lainnya.

Pendidikan di Kanada disediakan, didanai dan diawasi oleh pemerintah federal, provinsi, dan pemerintah daerah.Pendidikan berada di dalam yurisdiksi pemerintahan provinsi dan kurikulum diawasi oleh pemerintahan provinsi. Pendidikan di Kanada umumnya dibagi pada pendidikan Dasar (Primary School , Public School), kemudian pendidikan Menengah (High School) dan pendidikan tinggi (Universitas, College). Pada setiap provinsi-provinsi terdapat ada dewan sekolah yang mengawasi pelayanan pendidikan dan penyelenggaraan program-program pendidikan. Pendidikan wajib bagi penduduk kanada sampai usia 16 tahun di seluruh provinsi di Kanada, kecuali untuk Ontario dan New Brunswick, di mana usia wajib sampai 18 tahun.)

a.    Pendidikan Dasar (Primary School , Public School),

Sama seperti AS, sistim pendidikan di Kanada berbeda di setiap propinsi. Menurut UU Kanada, pendidikan merupakan tanggung jawab tiap propinsi. Umumnya anak-anak Kanada masuk taman kanak-kanak selama satu atau dua tahun pada usia 4 atau 5 tahunsecara sukarela. Semua anak masuk kelas SD pada usia 6 tahun.Lamanya masa sekolah dasar di Kanada berbeda untuk tiap propinsi.Propinsi-propinsi seperti Quebec, Ontario, dan Manitoba mempunyai masa pendidikan dasar lebih panjang dibanding propinsi lainnya.Karena di propinsi-propinsi tersebut sistim pendidikan dasar dan menengahnya hanya terdiri dari sekolah dasar dan menengah.Dengan sistim ini, seorang anak di Quebec harus menghabiskan enam tahun untuk sekolah dasar, kemudian lima tahun untuk sekolah menengah. Sebelum masuk universitas, ia harus menjalani masa pendidikan pra-universitas (disebut CEGEP) selama dua tahun.CEGEP bisa dianggap sebagai kursus tambahan yang dapat dikreditkan ke dalam kredit universitas 

2.    Manajemen Pendidikan

a.  Kurikulum dan Metodologi Pengajaran

System pendidikan di Kanada mengalami reformasi besar-besaran dalam tahun-tahun 1960-an dan awal 1970-an. Konsep-konsep seperti belajar denga strategi “Child-centered”, “continuous progress”, “team teaching”, “discovery method”, “open plan school”, dan “audiovisual aids” mulai dipakai, kadang-kadang mengabaikan akibat-akibat hasilnya, atau mendabaikan pendidikan guru-gurunya. Program sekolah yang terdiri dari berbagai pelajaran wajib dan buku-buku teks yang ditentukan oleh deprteme pendidikan propinsi juga mengalami perubahan dan modifikasi yang cukup segnifikan dan banyak program-program baru yang diperkenalkan.

Ditinjau dari aspek struktur, system pendidikan Kanada berkembang kea rah lebih desentralisasi.Propinsi tetap memberikan pedoman umum, tetapi dewan pendidikan setempat (Local Board) dan maisng-masing sekolah memiliki control lebih besar terhadap implementasi, materi dan metode pengajaran.Tekanan tehadap hal-hal yang bersifat fakta semakin dikurangi, dan tekanan lebih banyak pada pembentukan keterampilan untuk membantu belajar.

Isi kurikulum dimasukan mata pelajaran yang bersifat wajib, terutama matematika, sains, bahasa, dan bidang ilmu-ilmu social biasanya sejarah dan geografi. Sekarang diperkenalkan pula ilmu dan keterampilan baru selain 3 Rs. Kurikulum sekarang memasukan teknologi computer, berfikir kretif,  belajar mandiri, dan pendidikan lingkungan.

1)      Ujian, Kenaikan Kelas dan Sertifikasi

Kemajuan yang terus menerus merupakan patokan disekolah dasar.Pada tingkat sekolah dasar menengah system kredit merupakan peraturan, dan kenaikan kelas dilaknasakan berdasarkan mata pelajaran, bukan berdasarkan “Grade” atau kelas.  Pada umumnya kebijakan akses terbuka terhdapa pendidikan menengah di Kanada dapat disarikan sebagai berikut: walaupun tidak ada kenaikan kelas otomatis, kurikulum sekolah memberikan pelajaran pada berbagai tingkat sehingga dengan demikian, kemampuan anak yang berbeda dapat diakomodasi.

Pada kebanyakan system, ujian disiapkan dan dinilai pada tingkat local. Namun demikian, pada beberapa propinsi, seperti Britis Columbia, Alberta, dan Quebec ( juga teritori Northwest dan Yukon yang umumnya mengikuti program-program Alberta dan British Columbia) ujian akhir untuk mendapatkan diploma untuk mata pelajaran tertentu dibuat secara sentral oleh depertemen pendidikan.

2)      Evaluasi dan Penelitian Pendidikan

     Kecenderungan untuk meredefinisikan “kurikulum inti” dan memasukkan lebih banyak mata pelajaran wajib telah diikuti dengan penekanan pada penelitian hasil pendidikan.Memproritaskan tidak hanya pada penelitian terhadap hasil belajar murid, tetapi juga pada penelitian program guru, sekolah, dan system sekolah.

     Penelitian pendidikan dilaksanakan pada seluruh propinsi dan territorial, walaupun tingkat aktivitas penelitian itu berbeda-berbeda karena kepadatan penduduk.Sejumlah besar juga penelitian dilakukan oleh dosen-dosen universitas serta organisasi kependidikan dan asosiasi guru-guru.  Departemen pendidikan propinsi dan beberapa dewan pendidikan yang besar juga mengarahkan penelitiannya pada hal-hal yang menjadi masalah regional atau local seperti evaluasi program, walaupun ada kebutuhan untuk penelitian nasional seperti yang diusulkan oleh CMEC, tetapi karena struktur politik pendidikan Kanada, penelitian sulit dilaksanakan dan didanai.

b.      Kelebihan Sistem pendidikan
        Kanada Terpilih sebagai negara nomor satu di dunia Menurut PBB dan Unit Inteligen Ekonomi (Economist Intelligence Unit), Kanada dinyatakan sebagai salah satu dari 10 tempat terbaik di dunia untuk tinggal sejak tahun 1994. Menurut survey PBB, Kanada secara khusus mendapatkan nilai tinggi untuk akses pendidikan, harapan hidup yang lebih tinggi (karena sistem Universal Health Care); dan tingkat kejahatan dan kekerasan yang rendah. Sebagai tambahan, kota-kota terbesar Kanada seperti Vancouver, Toronto dan Montreal telah diakui sebagai kota-kota kelas dunia untuk hidup dan bekerja, kebersihan dan keamanan dan untuk aktivitas-aktivitas budaya dan gaya hidupnya yang menarik. Tempat yang aman untuk belajar Kanada terkenal dengan masyarakat yang aman, adil dan damai.

Mutu Pendidikan yang Tinggi Institusi pendidikan di Kanada tidak diberi rangking resmi, karena semua institusi pendidikan di Kanada menawarkan program dengan kualitas tinggi.Ketika anda memilih sekolah di Kanada, pertimbangkan tipe, besarnya, dan lokasi institusi tersebut.Jika anda tertarik pada bidang studi khusus, carilah informasi mengenai sekolah mana yang lebih banyak menawarkan disiplin ilmu tersebut. - ijazah yang diakui secara internasional dan bisa ditransfer - biaya kuliah yang terjangkau - standar hidup yang tinggi - stabilitas politik

C.   Sistem pendidikan Sekolah Dasar di Indonesia

Kanak-kanak berusia 6–11 tahun memasuki sekolah dasar (SD) atau madrasah ibtidaiyah (MI).Tingkatan pendidikan ini adalah wajib bagi seluruh warga negara Indonesia berdasarkan konstitusi nasional. Tidak seperti taman kanak-kanak yang sebagian besar di antaranya diselenggarakan pihak swasta, justru sebagian besar sekolah dasar diselenggarakan oleh sekolah-sekolah umum yang disediakan oleh negara (disebut "sekolah dasar negeri" atau "madrasah ibtidaiyah negeri"), terhitung 93% dari seluruh sekolah dasar/madrasah ibtidaiyah yang ada di Indonesia. Sama halnya dengan sistem pendidikan di Amerika Serikat dan Australia, para siswa harus belajar selama enam tahun untuk menyelesaikan tahapan ini. Beberapa sekolah memberikan program pembelajaran yang dipercepat, di mana para siswa yang berkinerja bagus dapat menuntaskan sekolah dasar selama lima tahun saja.

1.    Manajemen Pendidikan di Indonesia

Pengelolaan pendidikan di Indonesia merupakan tanggung jawab pemerintah pusat melalui Menteri Pendidikan Nasional, pemerintah Daerah Provinsi, dan pemerintah Daerah Kabupaten/Kota. Ketentuan yang menyangkut pendidikan diatur dalam UU RI No.20 TH 2003 (Sisdiknas ). Ditinjau dari Undang-undang RI Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sisdiknas, pasal 1 ayat (1) yaitu; Pendidikan adalah usaha sadar dan terencana untuk mewujudkan suasana belajar agar peserta didik aktif mengembangkan potensi dirinya untuk memiliki kekuatan spiritual keagamaan, pengendalian diri, kepribadian, kecerdasan, akhlak mulia, serta keterampilan yang diperlukan darinya, masyarakat, bangsa dan negara. Sedangkan peserta didik adalah anggota masyarakat yang berusaha mengembangkan potensi diri melalui proses pembelajaran yang tersedia pada jalur, jenjang, dan jenis pendidikan. Oleh karena itu pendidikan dapat diterima dan dihayati sebagai kekayaan yang sangat berharga dan benar-benar produktif.Pelaksanaan desentralisasi pendidikan nasional di Indonesia memberikan keluasan kepada pemerintah daerah dan partisipasi masyarakat utuk turut bertanggung jawab atas kualitas pendidikan di Indonesia.

a.  AnggaranPendidikan

     Dalam UU Nomor 20/2003 tentang sistem pendidikan nasional disebutkan bahwa setiap warga negara mempunyai hak yang sama untuk memperoleh pendidikan yang bermutu. Untuk memenuhi hak warga negara, pemerintah pusat dan pemerintah daerah wajib memberikan layanan dan kemudahan, serta menjamin terselenggaranya pendidikan yang bermutu bagi setiap warga negara tanpa diskriminasi. Pemerintah pusat dan pemerintah daerah wajib menjamin tersedianya dana guna terselenggaranya pendidikan bagi setiap warga negara yang berusia tujuh sampai dengan lima belas tahun. Untuk mengejar ketertinggalan dunia pendidikan baik dari segi mutu dan alokasi anggaran pendidikan dibandingkan dengan negara lain, UUD 1945 mengamanatkan bahwa dana pendidikan selain gaji pendidik dan biaya pendidikan kedinasan dialokasikan minimal 20% dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) pada sektor pendidikan dan minimal 20% dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah. Sesuai dengan putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 13/PUU-VI I 2008, pemerintah harus menyediakan anggaran pendidikan sekurang-kurangnya 20 persen dari APBN dan APBD untuk memenuhi kebutuhan penyelenggaraan pendidikan nasional. Anggaran pendidikan adalah alokasi anggaran pada fungsi pendidikan yang dianggarkan melalui kementerian negara/lembaga dan alokasi anggaran pendidikan melalui transfer ke daerah, termasuk gaji pendidik, namun tidak termasuk anggaran pendidikan kedinasan, untuk membiayai penyelenggaraan pendidikan yang menjadi tanggung jawab pemerintah.

     Sedangkan pengalokasian anggaran pendidikan meliputi alokasi yang melalui beIanja pemerintah pusat dan melalui transfer ke daerah. Sementara untuk yang melalui anggaran pendidikan melalui transfer ke daerah adalah DBH Pendidikan, DAK Pendidikan, DAU Pendidikan, Dana Tambahan DAU, dan Dana Otonomi Khusus Pendidikan.

          b.      Guru/personalia

     Berdasarkan Peraturan Pemerintah no 19 tahun 2005 tentang Standar Nasional Pendidikan, pada pasal 28, bahwa Pendidik harus memiliki kualifikasi akademik dan kompetensi sebagai agen pembelajaran, sehat jasmani dan rohani, serta memiliki kemampuan untuk mewujudkan tujuan pendidikan nasional, yang dibuktikan dengan ijazah/sertifikat keahlian yang relevan, yang dikeluarkan oleh Lembaga Pendidikan Tenaga Kependidikan (LPTK) yang terakreditasi dan ditetapkan oleh Pemerintah.

          c.       Kurikulum

     Untuk meningkatkan kualitas pendidikan, di Indonesia telah menerapkan enam kali perubahan kurikulum, yaitu kurikulum 1968, kurikulum 1975, kurikulum 1984, kurikulum 2004, Kurikulum 2006 (KTSP)dan yang sekarang berlaku yaitu Kurikulum 2013 yang sering disebut juga dengan kurikulum berbasis karakter. Kurikulum ini merupakan kurikulum baru yang dikeluarkan oleh Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia. Kurikulum 2013 sendiri merupakan sebuah kurikulum yang mengutamakan pada pemahaman, skill, dan pendidikan berkarakter, dimana siswa dituntut untuk paham atas materi, aktif dalam proses berdiskusi dan presentasi serta memiliki sopan santun dan sikap disiplin yang tinggi. Kurikulum ini secara resmi menggantikan Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan yang sudah diterapkan sejak lalu.

BAB III

PENUTUP



  A.   Kesimpulan

      Dari paparan di atas dapat kita simpulkan mengenai hal-hal yang membandingkan  antara pendidikan Negara Indonesia dengan Negara Kanada, antara lain sebagai berikut:

1.    Arah atau tujuan pendidikan

      Tujuan pendidikan di Indonesia adalah mewujudkan manusia yang memilikikekuatan spiritual keagamaan, pengendalian diri, kepribadian, kecerdasan, ahlak mulia, serta ketrampilan yang diperlukan dirinya, masyarakat, bangsa dan negara. Sedangkan tujuan pendidikan dinegara lain adalah terbentuknya manusia yang berahlak dan beragama serta menguasai teknologi tinggi untuk membuat negara mereka maju dalam segala bidang.

2.    Jenjang Pendidikan

      Dari paparan di atas kita dapat melihat adanya perbedaan sistem di Kanada adalah periode Taman Kanak-Kanak atau Sekolah Dasar ketika anak berumur 5 atau 6 tahun sementara di Indonesia baru dimulai pada tingkat Sekolah Dasar ketika anak berumur 7-11 tahun.

3.    Kurikulum

      Masalah kurikulum menjadi hal yang krusial di Indonesia dimana sering terdengar anekdot bahwa pergantian menteri di kabinet berbanding lurus dengan pergantian kurikulum. Di negara Kanada kurikulum berjalan selaras dan berkesinambungan serta disesuaikan dengan perkembangan dan tuntutan jaman.


DAFTAR PUSTAKA

Syah Nur, Agustiar. 2001. Perbandingan Sistem Pendidikan 15 Negara. Bandung: Lubuk Agung.

Assegaf, Abd. Rachman. 2003. Internasionalisasi Pendidikan: Sketsa Perbandingan Pendidikan di Negara-Negara Islam dan Barat. Jakarta: Gama Media. (jurnal)

www.Wikipedia.com
Tajab. 1994. Perbandingan Pendidikan. Surabaya: Karya Abdi Tama.
 https://ms.wikipedia.org/wiki/Pendidikan_di_Kanada diakses pada tanggal 6 Mei 2016



40 komentar:

  1. wow luar biasa makalahnya sangat bermanfaat dan memepermudah untuk saya dalam mengerjakan tugas kuliah(y)

    BalasHapus
  2. Wow wow wow sangat bermanfaat sekali 👏

    BalasHapus
  3. makalahnya sangat bagus dan bermanfaat sekali untuk saya menambah ilmu, terutama dalam hal pendidikan :) good job (y) ;)

    BalasHapus
  4. Waaah, keren sekali makalahnya, sangat bermanfaat. Lanjutkan!!

    BalasHapus
  5. Waaah, keren sekali makalahnya, sangat bermanfaat. Lanjutkan!!

    BalasHapus
  6. sering-sering ya uploadnya, soalnya bermanfaat nih makalah. terimakasih

    BalasHapus
  7. Bisa di jadikan referensi..

    Mampir ya http://gaim02.blogspot.com

    BalasHapus
  8. Sangat membantu :) . LANJUTKAN (Y)

    BalasHapus
  9. Bagus banget maklah,y membantu yg membutuhkan😀

    BalasHapus
  10. Bermanfaat syekali, terima kasih 😊

    BalasHapus
  11. Makasih,makalahnya bagus bgt,bermanfaat.

    BalasHapus
  12. Sangatt menarikk.. 👍👍👍

    BalasHapus
  13. menarik , jadi bisa tau perbandingan antara pendidikan di Indonesia dan di Kanada , walaupun sebenernya perbandingan di Indonesia sama negara - negara di Asia juga udah beda sih. seperti yang di kutip dalam kesimpulan : " Tujuan pendidikan di Indonesia adalah mewujudkan manusia yang memilikikekuatan spiritual keagamaan, pengendalian diri, kepribadian, kecerdasan, ahlak mulia, serta ketrampilan yang diperlukan dirinya, masyarakat, bangsa dan negara"

    kenapa ?

    karena "mungkin" di Indonesia, pendidikan pada awalnya diberikan langsung oleh orang tua atau tokoh masyarakat setempat dan pendidikan yang dipelajari ini pada awalnya berkisar tentang kehidupan spiritual moral serta cara memenuhi kebutuhan ekonomi/hidup mereka sebelum dipengaruhi oleh kebudayaan asing yang dibawa ke Indonesia yang sedikit banyak juga "sepertinya" mempengaruhi kondisi pendidikan di Indonesia.. "mungkin" loh yaa~

    tapi overall menarik sih artikel nya.. nambah wawasan tentang perbedaan dari segi sistem pendidikan.. good job

    -erwan-

    BalasHapus
  14. sangat membantu untuk pembuatan tugas, ditunggu pos selanjutnya :)

    BalasHapus
  15. Ilmu yg bermanfaat, dr yg gak tau menjadi tau, ditunggu post selanjutnya 😊

    BalasHapus
  16. Terimakasih banyak untuk temn2 Dan kka2 semua.😘

    BalasHapus
  17. Mudah-mudahan pendidikan di indonesia semakin bagus dalam mencerdaskan bangsa baik secara intelektualnya, emosiaonalnya dan kreativitasnya.

    BalasHapus
  18. Sangat bermanfaat kakaa lindaai

    BalasHapus
  19. Masyaallah
    sangat bermanfaat :) izin share ya :)

    BalasHapus
  20. Sangat bermanfaat kakak .membantu buat menyelesaikan tugas

    BalasHapus
  21. sangat membantu tugas kuliah,, lanjutkan kakak

    BalasHapus
  22. Terimakasih untuk semuanya yang sudah komentar di Blog saya ini, terimakasih juga atas masukannya..mudah2n bisa bermanfaat :-)

    BalasHapus