Selasa, 17 Januari 2017

Rangkuman Materi Teknologi Informasi Dan Komunikasi Semester 3

Rangkuman Materi Teknologi Informasi Dan Komunikasi
1.      Pengertian Teknologi Informasi dan komunikasi
Teknologi informasi dan komunikasi terdiri dari dua aspek yaitu teknologi informasi dan teknologi komunikasi. Teknologi Informasi adalah segala hal yang berkaitan dengan proses manipulasi dan pemrosesan informasi. Sedangkan Teknologi Komunikasi adalah segala hal yang berkaitan dengan proses menyampaikan informasi dari pengirim ke penerima.
Dapat disimpulkan bahwa teknologi informasi diartikan sebagai teknologi untuk memperoleh, mengolah, menyimpan, dan menyebarkan berbagai jenis file informasi dengan memanfaatkan komputer dan telekomunikasi yang lahir dari dorongan-dorongan kuat untuk menciptakan inovasi dan kreatifitas baru
a.     Peralatan Teknologi Informasi dan Komunikasi
1)   Media Komunikasi Tradisional (Kuno)
a)          Asap
b)         Kentongan
c)          Prasasti
d)         Daun Lontar
2)   Media Komunikasi Modern
        Telegraf,  Telepon, Televisi, Faksimili (Faks), Radio, Pocket PC (PDA), LCD Proyektor
2.      Komponen-Komponen Utama Komputer
a.     Hardware
b.    Software
     Software dapat dibedakan berdasarkan fungsinya antara lain yaitu:
 Sistem Operasi
1)   Aplikasi
2)   Sistem Operasi
c.       Brainware
3.      Perkembangan TIK
          Sejarah Perkembangan Prosesor Komputer Di dalam sistem komputer, prosesor merupa-kan otak dan pusat pengendali. Pada saat ini ukuran prosesor telah mencapai tingkatan gigahertz. Ukuran tersebut menunjukkan hitungan kecepatan prosesor dalam mengolah data atau informasi. Semakin besar ukuran prosesor, semakin cepat  proses pengolahan dan pengaksesan data atau informasi. Beberapa merk prosesor yang banyak ditemui di pasaran adalah: AMD American Micro Device), APPLE, Cirex ё VIA, IBM, IDT, dan Intel.
4.      Pengelompokan perangkat keras komputer agar lebih mudah dipahami :
a.    Input device
b.    Process device
c.    Output device
d.   Storage device
5.      Macam-macam software
a.    Sistem operasi
b.    Program aplikasi
c.    Program tambahan
d.   Bahasa pemrograman
B.     Etika Dalam Penggunaan Teknologi Informasi dan Komunikasi
Etika (ethic) bermakna sekumpulan azaz atau nilai yang berkenaan dengan akhlak, tata cara (adat, sopan santun) mengenai benar dan salah tentang hak dan kewajiban  yang dianut oleh suatu golongan atau masyarakat. TIK dalam konteks yang lebih luas, merangkum semua aspek yang berhubungan dengan mesin (komputer dan telekomunikasi) dan teknik yang digunakan untuk menangkap (mengumpulkan), menyimpan, memanipulasi, menghantarkan, dan menampilkansuatu bentuk informasi. Komputer yang mengendalikan semua bentuk ide dan informasi memainkan peranan penting dalam pengumpulan, pemprosesan, penyimpanan dan penyebaran informasi suara, gambar, teks, dan angka yang berasaskan mikroelektronik. Teknologi informasi bermakna menggabungkan bidang teknologi seperti komputer, telekomunikasi dan elektronik dan bidang informasi seperti data, fakta, dan proses.
Dengan demikian, etika TIK dapat disimpulkan sebagai sekumpulan azaz atau nilai yang berkenaan dengan akhlak, tata cara, (adat, sopan santun) nilai mengenai benar dan salah, hak dan kewajiban tentang TIK yang dianut oleh suatu golongan atau masyarakat dalam pendidikan. Untuk menerapkan etika TIK, diperlukan terlebih dahulu mengenal dan memaknai prinsip yang terkandung di dalam TIK di antaranya adalah : mengenai TIK 
1.    Tujuan teknologi informasi memberikan bantuan kepada manusia untuk menyelesaikan masalah, menghasilkan kreativitas, membuat manusia lebih berkarya jika tanpa menggunakan teknologi informasi dalam aktivitasnya.
a.    Prinsip High-tech-high-touch : jangan memiliki ketergantungan kepada teknologi tercanggih tetapi lebih penting adalah meningkatkan kemampuan aspek “high touch” yaitu “manusia”.
b.    Sesuaikan teknologi informasi kepada manusia : seharusnya teknologi informasi dapat mendukung segala aktivitas manusia buka sebaliknya manusia yang harus menyuesuaikan kepada teknologi informasi
2.    Beberapa isu yang muncul dalam penggunaan tik, diantaranya :
a.    Cybercrimes
Cybercrimes adalah istilah yang digunakan dalam kejahatan maya atau kejahatan melalui jaringan internet sedunia.
1)        Penyalahgunaan Internet, diantaranya :
a)      Password dicuri, account ditiru / dipalsukan.
b)      Jalur komunikasi disadap, rahasia perusahaan terbuka.
c)      Sistem computer disusupi, system informasi dibajak.
d)     Network dibanjiri trafik, menyebebkan crash.
e)      Situs dirusak (cracked).
f)       Spamming.
g)      Virus.
h)      Legal Exposures, diantaranya :
(1)     Hak atas kekayaan intelektual disalah-gunakan (dicuri / docopy).
(2)     Copyright dan paten dilanggar.
(3)     Pelanggaran pengawasan ekspor teknologi (di USA).
(4)     Dokumen rahasia dipublikasikan via bulletin boards.
(5)     Adult Pornography, child pornography, dan obscenity.
b.    Finansial dan E-Commerce Exposures
1)   Data keuangan diubah.
2)   Dana perusahaan “digelapkan”.
3)   Pemalsuan uang.
4)   Money laundering.
5)   Seseorang menggunakan atribut orang lain untuk transaksi bisnis.
c.    Penanggulangan Cybercrimes
1)        Melakukan modernisasi hukum pidana nasional beserta hukum acaranya, yang diselaraskan dengan konvensi internasional yang terkait dengan kejahatan tersebut.
2)        Meningkatkan sistem pengamanan jaringan computer nasional sesuai standar internasional.
3)        Meningkatkan pemahaman serta keahlian aparatur penegak hukum mengenai upaya pencegahan, investigasi dan penuntutan perkara-perkara yang berhubungan dengan cybercrime.
4)        Meningkatkan kesadaran warga negara mengenai masalahcybercrime serta pentingnya mencegah kejahatan tersebut terjadi.
5)        Meningkatkan kerjasama antar Negara, baik bilateral, regional maupun multilateral, dalam upaya penanganan cybercrime, antara lain melalui perjanjian ekstradisi dan mutual assistance treaties.
C.    Command Prompt
Comand Prontadalah sebuah command line (baris perintah) pada sebuah OS (Operating System) berbasis GUI untuk mengesekusi file dengan cara menuliskan perintahnya pada jendela command promt.
1.         Fungsi Command Prompt
a.    Menghandle beberapa masalah saat versi GUI (Grafik User Interface) pada Windows kita bermasalah diakibatkan virus. Seperti hilangnya folder options pada explorer, task manager yang di-disable, tidak bisa membuka msconfig dan sebagainya. Lebih lanjut kita bisa menangani virus lewat cmd.
b.    Bisa mengeksekusi sebuah perintah lebih cepat dengan menggunakan cmd. Selain lebih cepat cmd ini juga lebih ringan dibanding dengan explorer saat melakukan perintah masuk pada direktori tertentu, atau mencari file tertentu.
c.    untuk membiasakan menggunakan command  Line pada cmd agar nantinya terbiasa dengan  server core yang menggunakan OS berbasis text.
2.         Cara membuka Command Prompt
a.       Posisikan mouse komputer atau laptop ke area desktop laptop.
b.      Lalu tekan tombol shift pada keyboard laptop.
c.       Klik tombol SHIFT secara bersamaan dengan klik kanan, lalu pilih dan Klik Open command windows here.
1)   DIR
Perintah DIR digunakan untuk melihat isi folder/direktori bentuk umum  DIR dapat diuraikan sebagai berikut: DIR (drive:) (path) (file name) (/P) (/N0 (/A) ((:) Atribut) (/O) ((c:shocked) (/S) (/B) (/L) (/C) (/H)

2)   COPY
perintah copy digunakan untuk menyimpan file bentuk umum perintah ini adalah copy:d misalnya
A:\>COPY**C : perintah untuk menyalin file standar A ke dalam drive C
A:\>COPY DATA : perintah untuk mkenyalin file yang bernama data dan A e C
3)   DEL
Digunakan untuk menghapus file/subdirectory bentuk umum DEL:NAMA FILE
A:\>DEL*.DOC : Perintah untuk menghapus semua file yang berakhiran doc.pd drive A
A:\>DEL** : Perintah untu menghapus semua nama file di drive A dg smua akiran-Nya.
4)   REN
Digunakan untuk menggantinama file.Bentuk umum REN : REN(:(nama file)
(nama file baru) misalnya:
C:\>RENA :surat DOC.DATA.DOC
Semua file surat doc.pada drive A diganti menjadi DATA DOC
5)   MD (MKDIR)
Digunakan untuk membuat subdirektori,bentuk umum MD: MD d:[nama file]
C:\> BACKUP :mmbuat sub dengan nama backup
6)   CD
     \Digunakan sebagai perint ah pindah direktori atau mengubah direktori C:\>CD\ENTERTAINT :pindah ke subdirektori ENTERTAINT
D.    E-Commerce
       E-Commerce juga disebut perdagangan elektronik adalah kegiatan yang berkaitan dengan pembelian, penjualan, pemasaran barang atau jasa dengan menggunakan sistem elektronik seperti internet atau jaringan komputer.
E-commerce juga melibatkan aktivitas yang berkaitan dengan proses transaksi elektronik seperti transfer dana elektronik, pertukaran data elektronik, data persediaan sistem pengolahan dilakukan oleh sistem komputer atau jaringan komputer, dan lain sebagainya.
       Definisi E-Commerce menurut Laudon & Laudon (1998), E-Commerce adalah suatu proses membeli dan menjual produk-produk secara elektronik oleh konsumen dan dari perusahaan ke perusahaan dengan computer sebagai perantara transaksi bisnis.
       E-commerce pertama kali muncul karena adanya internet, E-commerce pada awalnya perdagangan eletronik hanya sebatas pengiriman dokumen komersial saja seperti pemesanan pembelian atau invoice secara eletronik baik itu melalui fax ataupun email, kemudian e-commerce berkembang menjadi perdagangan berbasis web, yaitu pembelian barang ataupun jasa melalui Word Wide Web atau internet. 
       E-commerce dalam aplikasinya di lapangan menarik beberapa macam teknologi didalamnya seperti E-mail, Chat, Transfer dana eletronik (kartu kredit ataupun paypal dan sejenisnya
       Ada banyak bentuk e-commerce yang dilakukan sekarang ini, antara lain internet banking, pembelian dan penyediaan barang atau toko online, pemesanan tiket pesawat, reservasi penginapan di hotel, reservasi di tempat hiburan, pemesanan tiket konser, bitcoin, pertukaran uang ataupun saham di internet, pembelian buku secara online dan bahkan e-commerce jasa penghulu perkawinan.
1.      Model-Model E-Commerce di Indonesia
a.    Iklan Baris, merupakan salah satu bentuk e-commerce yang tergolong sederhana, bisa dianggap sebagai evolusi dari iklan baris yang biasanya ditemui di koran-koran ke dalam dunia online. Penjual yang menggunakan social media atau forum untuk beriklan, biasanya tidak bisa langsung menyelesaikan transaksi pada website yang bersangkutan. Namun penjual dan pembeli harus berkomunikasi secara langsung untuk bertransaksi. Contoh iklan baris : Tokobagus, Berniaga, dan FJB-Kaskus.
b.    Retail, merupakan jenis e-commerce yang dimana semua proses jual-beli dilakukan melalui sistem yang sudah diterapkan oleh situs retail yang bersangkutan. Oleh karena itu, kegiatan jual-beli di retail relatif aman, namun biasanya pilihan produk yang tersedia tidak terlalu banyak, atau hanya fokus ke satu-dua kategori produk. Contoh retail : Berrybenzka, Zalora, dan Lazada.
c.    Marketplace, bisa dianggap sebagai penyedia jasa mall online, namun yang berjualan bukan penyedia website, melainkan anggota-anggota yang mendaftar untuk berjualan di website marketplace yang bersangkutan. Marketplace umumnya menyediakan lapisan keamanan tambahan untuk setiap transaksi yang terjadi, seperti sistem pembayaran escrow atau lebih umum dikenal sebagai rekening bersama. Jadi setiap terjadi transaksi di dalam sistem marketplace tersebut, pihak marketplace akan menjadi pihak ketiga yang menerima pembayaran dan menjaganya hingga produk sudah dikirimkan oleh penjual dan diterima oleh pembeli. Setelah proses pengiriman selesai, barulah uang pembayaran diteruskan ke pihak penjual.
2.      Jenis-jenis E-Commerece
a.      Business to Business (B2B) Jenis e-commerce ini adalah bisnis ke bisnis atau B2B yang dilakukan oleh orang-orang atau kepentingan bisnis yang saling menguntungkan di mereka di mana kedua belah pihak biasanya sudah mengenal satu sama lain dan mengetahui proses bisnis yang mereka lakukan dengan satu sama lain. Biasanya jenis bisnis B2B adalah berkelanjutan atau saling berlangganan, transaksi tersebut dilakukan untuk antara dua pihak saling menguntungkan dan saling percaya.
Contohnya : Dua perusahaan masing-masing memegang transaksi penjualan atau penyediaan barang dilakukan melalui transaksi online di internet, serta pembayaran yang biasanya mereka melakukan itu adalah dengan menggunakan kartu kredit di internet.
b.      Business to Consumer (B2C) E-Commerce B2C adalah jenis bisnis yang dilakukan antara perusahaan dan konsumen, seperti antara produsen yang menjual dan menawarkan produk mereka kepada konsumen umum online. Produsen tersebut akan melakukan bisnis dengan menjual dan memasarkan produk mereka kepada konsumen tanpa ada umpan balik dari pelanggan untuk melakukan bisnis kembali ke produsen, yang berarti satu-satunya produsen untuk menjual atau memasarkan produk atau jasa dan konsumen hanya sebagai pengguna atau pembeli.
Contohnya : Asus Store adalah toko online yang didirikan oleh perusahaan teknologi yaitu Asus yang bertujuan untuk menjual barang-barang yang dimiliki atau diproduksi oleh perusahaan tersebut kepada konsumen secara langsung melalui websitenya.
c.       Consumer to Consumer (C2C)
E-Commerce Consumer to Consumer (C2C) dilakukan antara konsumen dan konsumen, misalnya, pelanggan dari produser akan menjual kembali ke konsumen lainnya.
Contohnya : Tokopedia, salah satu contoh dari perusahaan jual beli dengan mendirikan toko online yang memungkinkan pengguna atau perorangan membuka tokonya secara online di tokopedia kepada konsumen yang membutuhkan barang yang dijual.
4. Consumer to Business (C2B)
E-commerce Consumer to Business dibuat oleh konsumen untuk produsen yang menjual produk atau jasa, misalnya, konsumen akan memberitahukan rincian produk atau jasa yang dia inginkan melalui internet ke produsen, yang kemudian tahu produsen permitnaan akan menawarkan produk atau jasa yang diinginkan oleh konsument mereka.
Contohnya : Kebalikan dari B2C, Consumer to Business adalah dimana konsumen perorangan menjual barang atau jasa yang selanjutnya dibutuhkan oleh sebuah perusahaan
3.      Tujuan Menggunakan E-Commerce dalam Dunia Bisnis
Tujuan suatu perusahaan menggunakan sistim E-Commerce adalah dengan menggunakan E-Commerce maka perusahaan dapat lebih efisien dan efektif dalam meningkatkan keuntungannya.
4.      Manfaat E-Commerce
Beberapa manfaat dari E-Commerce dapat dilihat sebagai berikut :
a.       Memfasilitasi komunikasi antara konsumen dan produsen.
b.      Memperluas calon konsumen dengan target pasar yang tidak terbatas.
c.       Memfasilitasi pemasaran dan penjualan barang dan jasa.
d.      Pembayaran yang mudah dilakukan secara online.
e.       Penyebaran informasi yang begitu mudah dilakukan
f.       Menghemat waktu
g.      Barang atau jasa semakin murah
h.      Konsumen Mampu Membandingkan Lebih Akurat
5.      Dampak Negatif E-Commerce
a.      Penipuan  Sering terjadinya penipuan saat belanja online di internet antara konsumen dan penjual barang tersebut dipesan konsumen telah dibayar melalui e-Transfer tetapi barang tidak pernah dikirim dan diterima oleh konsumsen, dan sebaliknya kadang-kadang terlalu ketidakpercayaan penjual untuk mengirimkan barang-barang di muka dan pembayaran dilakukan setelah pengiriman pembayaran yang ditunggu penjual kadang-kadang tidak diterima atau tidak dibayar.
b.      Virus / Malware Kejahatan sering terjadi yang biasanya dilakukan oleh mereka yang memiliki keahlian tinggi dalam ilmu komputer dan internet jaringan seperti penyebaran virus / malware yang disengaja untuk melemahkan sistem, hal ini terjadi karena kurangnya hukum pada teknologi informasi.
E.     WEBSITE
1.         Pengertian Web Secara Umum
World Wide Web atau WWW atau juga dikenal dengan WEB adalah salah satu layanan yang didapat oleh pemakai computer yang terhubung ke internet. Web ini menyediakan informasi bagi pemakai computer yang terhubung ke internet dari sekedar informasi “sampah” atau informasi yang tidak berguna sama sekali sampai informasi yang serius; dari informasi yang gratisan sampai informasi yang komersial. Website atau situs dapat diartikan sebagai kumpulan halaman-halaman yang digunakan untuk menampilkan informasi teks, gambar diam atau gerak, animasi, suara, dan atau gabungan dari semuanya itu baik yang bersifat statis maupun dinamis yang membentuk satu rangkaian bangunan yang saling terkait dimana masing-masing dihubungkan dengan jaringan-jaringan halaman (hyperlink).
2.         Menurut Para Ahli
            Menurut Suwanto Raharjo S.Si, M.Kom, Web merupakan salah satu layanan internet yang paling banyak digunakan dibanding dengan layanan lain seperti ftp, gopher, news atau bahkan email.
            Menurut Wahana Komputer, Web adalah formulir komunikasi interaktif yang digunakan pada sutu jaringan komputer.
3.         Unsur-Unsur Website atau Situs
            Untuk menyediakan keberadaan sebuah website, maka harus tersedia unsur-unsur penunjangnya, adalah sebagai berikut:
a.    Nama domain (Domain name/URL – Uniform Resource Locator)
b.    Rumah tempat website (Web hosting)
c.    Bahasa Program (Scripts Program)

 
Rangkuman materi ini saya buat untuk memenuhi salah satu tugas mata kuliah Teknologi Informasi dan KomunikasiFKIP PGSD Universitas Djuanda Bogor.
jangan lupa kunjungi situs www.unida.ac.id







25 komentar:

  1. semoga dapat nilai yang terbaik sist :)

    BalasHapus
  2. Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.

    BalasHapus
  3. informasi ini sangat bermanfaat, terimakasih kaka

    BalasHapus
  4. Bagus untuk penjelasannya. Mudah dimengerti hehe. Makasiiihh atas pencerahannyaa

    BalasHapus
  5. makasi kk,,, jngn lupa komen balik hhheee

    BalasHapus
  6. ngomong ngomong tampilan blog nya udah keren aja ka wkwk.
    syukron sharenya sangat bermanfaat

    BalasHapus